Minggu, 29 November 2015
Jumat, 27 November 2015
Ladyartesia: Beruang dan Bayi Mungil
Dahulu kala dimasa kedamaian tanah Rune Midgard, lahirlah seorang bayi mungil. Buah cinta suci dari kisah
Surat dari Gereja Prontera
Hai apa kabarmu? Masihkah kamu sibuk meramu potion dari daun Yggdrasil? Kenangan menyenangkan darimu sungguh membuat rindu, sampai kutulis surat ini untukmu.
Melihatmu bertumbuh itu menyenangkan, biarpun rasanya sedih saat tiba waktunya kamu pergi. Bloodpriest Tanny sudah memperingatkanku akan hal ini, kelak akan tiba waktunya
perasaan seperti ini akan muncul. Aku siap, dulu kujawab seperti itu dan yah nampaknya harus kuingat panggilanku yang mula-mula untuk menjadi seorang Priest.
perasaan seperti ini akan muncul. Aku siap, dulu kujawab seperti itu dan yah nampaknya harus kuingat panggilanku yang mula-mula untuk menjadi seorang Priest.
Soal kamu, ya soal kamu memang agak berat. Aku bertanya pada diriku sendiri, apakah aku benar telah membimbingmu keluar dari kegelapan? Atau sebaliknya? Bila memang apa yang kulakukan benar, mengapa muncul penyesalan saat kamu pergi. Aku tidak tahu..sungguh aku tidak tahu meski sudah aku upayakan yang terbaik. Semoga kamu tidak membenciku karena ini, kalaupun ada maafkan aku yang terbatas ini.
Tanah Rune Midgard kini semakin sepi, para petualang sudah meninggalkannya untuk tantangan yang berikutnya atau hidup mereka sendiri. Tak ada yang dapat kulakukan, mereka dan kamu telah bertumbuh melampauiku. Ketahuilah, itu menyenangkan seperti yang kukatakan tadi. Tapi aku tidak bisa turut serta, tugasku sudah selesai.
Kalau kamu tidak mengunjungiku lagi tidak apa-apa, aku bisa mengerti. Aku akan tetap disini saja, bersiap membantu petualang yang tersesat dan terluka. Kenangan akan kamu adalah "Expecto Patronumku" yang menguatkan dan menerangkan hatiku untuk menjalani tigas ini. Kiranya berkat Odin selalu besertamu di sepanjang perjalanan.
Gereja Prontera, 28 November 2015
Dariku, Amarath
Nb: Kulampirkan fotoku,semoga kamu tetap ingat haha..
Kamis, 26 November 2015
Pangeran Kecil dan Si Rubah
Pangeran Kecil hidup sendirian dalam sebuah planet kecil, bersama sebatang tanaman mawar
Rabu, 25 November 2015
Soe Hok Gie Dan Tionghoa
Soe Hok Gie dan Tionghoa
Dalam diskusi dari grup mahasiswa Asia Timur dan
Pasifik, seorang mahasiswa Tionghoa Amerika berbicara, ia mewakili
Langganan:
Postingan (Atom)
Museum Masa Depan yang Tak Pernah Ada
( setelah Baudrillard dan sebelum lupa ) Anak-anak berjalan ke dalam hutan yang disusun dari piksel dan janji manis algoritma. Pohon-pohon...
-
IBADAH SEPANJANG USIA kalimatkalimat yang kauucapkan berguguran dalam sahadatku. inilah kidung yang digumamkan! berapa putaran dalam se...
-
Pertama kali mendengan tentang ikan Ronga dari teman kerja, rasa penasaran
-
( setelah Baudrillard dan sebelum lupa ) Anak-anak berjalan ke dalam hutan yang disusun dari piksel dan janji manis algoritma. Pohon-pohon...

